Rabu, 05 Januari 2011

Straight Edge Movements

STRAIGHT EDGE! Apa kalian pernah mendengar istilah ini ...

atau mungkin banyak dari kalian yang masih asing dengan kata-kata ini, bahkan masih bertanya-tanya sebenarnya apa itu Straight Edge?

Straight Edge merupakan suatu pergerakan anak muda di era tahun 80’an yang merasa muak dengan kelakuan para anak-anak band punk rock atau hardcore, yang pada saat itu cenderung sangat hedonis! Artinya kehidupan mereka deket banget dengan istilah-istilah urakan, amoral, free sex, drugs, alcohol dan hal-hal negatif lainya.

Pergerakan straight edge diawali oleh seorang vokalis band hardcore/punk Minor Threat, yang bernama Ian MacKaye. MacKaye mencetuskan straight edge pada tahun 1981 dengan tujuan ingin menghilangkan citra negatif yang pada masa itu sangat melekat dengan genre/jenis musik yang dia anut (Punk Hardcore).



Konsep straight edge sendiri adalah menghindari segala sesuatu yang bersifat merusak diri seperti rokok, alkohol, drugs dan berhubungan seksual pranikah. MacKaye beranggapan dia suka dengan musik punk/hardcore tapi dia enggan dengan gaya hidup yang mereka jalani. Sebagai langkah awal MacKaye dengan band-nya Minor Threat menulis sebuah lagu yang berjudul straight edge. Simak liriknya:

I’m a person just like you
But I,ve got better things do
then sit around and f**k my head
hang out with the living dead
snort white shit up my nose
pass out at the show
I don’t even think about speed 
that’s something I just don’t need 

I’ve got the straight edge.

I’m a person just like you 
But I,ve got better things do 
then sit around and smoke dope 
cause I know that I can cope 
laugh at the thought of eating ludes 
laugh at the thought of sniffing glue 
always gonna keep in touch 
never want to use a crutch 

I've got the straight edge…


Bagian refrain yang dinyanyikan berulang-ulang terlihat jelas seolah-olah MacKaye ingin sekali mengajak orang untuk mengikutinya dan selanjutnya mengklaim diri mereka sebagai straight edger (para pengikut gerakan straight edge).

Straight edge sangat-sangat identik dengan lambang “X” yang digambar di bawah punggung tangan para pengikutnya, konon awalnya kebiasaan menggambar lambang “X” di punggung tangan adalah kebiasaan anak-anak dibawah umur di Amerika sana yang datang ke club-club di Washington D.C, untuk memberi tanda bahwa mereka masih belum boleh meminum minuman beralkohol sesuai dengan aturan legal dringking yang berlaku disana.

Selain kebiasaan menggambar lambang “X” di punggung tangan mereka, para straight-edger juga identik dengan lambang “XXX” (xStraightxEdgex), atau dengan gaya penulisan nama yang di selangi lambang “X”, sebagai contoh, vokalis dari salah satu band hardcore di Bandung Komplete Kontrol yaitu xDanielx. Arti dari XXX sendiri untuk X yang pertama adalah untuk tidak merokok, X yang kedua berarti tidak nge-Drugs atau mengkonsumsi minuman beralkohol atau yang bersifat memabukan, sementara X yang ketiga berarti tidak melakukan hubungan sex pranikah.



Perkembangan Straight Edge di dunia semakin berkembang dari tahun ketahun sesuai dengan Era-nya masing-masing. Era pertama adalah era Oldskool pada tahun 1980-an yaitu era dimana Ian MacKaye pertama kali mencetuskannya dan pada saat itu yang dihindari berkisar drugs (alkohol dan narkoba), rokok, dan hubungan sex di luar nikah. Setelah itu lahir Era baru yang banyak dikenal dengan sebutan Youth Crew. Straight Edge pada era ini tidak jauh berbeda dengan era sebelumnya hanya menambahkan unsur Veganism dan Animal Liberations dimana para straight edger di era ini mulai menjadi Vegetarian. Era ini diperkenalkan oleh salah satu band hardcore Youth of Today dengan Ray Cappo’ sebagai vokalisnya. Tidak kalah dengan Minor Threat band ini juga menuliskan sebuah lagu dengan judul No More; “meat eating, flesh-eating, think about it so callous this crime we commit”. Selain Minor Threat dan Youth of Today masih banyak juga band-band lain yang mengklaim mereka sebagai straight-edger antara lain xLooking Forwardx, BOLD, Gorilla Biscuits, Project X dll.

Untuk era selanjutnya berawal pada tahun 1990-an. Pada saat itu muncul para straight-edger yang agak ekstrem, mereka memberi nama straight edge hardline. Mereka sangat agresif dan agak sedikit rasis terhadap para pemabuk atau non straight edge. Pada saat itu citra straight edge menjadi buruk sehingga istilah “straight is’nt cool anymore” tersebar di kota Washington D.C. Namun straight hardline tidak bertahan lama pada akhir 1990-an kembali hadir para straight-edger yang kembali menawarkan hidup bersih tanpa kekerasan. Straight edge pun kembali diterima di masyarakat.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar